HUBUNGAN ANTARA STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DAN TINGKAT PENCEMARAN DI SITU GUNUNG PUTRI, KABUPATEN BOGOR

Thoriq Ilham, Zahidah Hasan, Yuli Andriani, Heti Herawati, Fachmijany Sulawesty

Abstract


The purpose of this study was to determine the level of pollution of Situ Gunung Putri waters based on the plankton community. This research was conducted from February to March 2019. This research was carried out in situ at Situ Gunung Putri Bogor and ex situ at the Limnology Research Center of the Indonesian Institute of Sciences, Cibinong, Bogor, West Java. The method used is the survey method while the plankton calculation uses the Sedgewick Rafter method. The results of this study showed that plankton diversity consisted of four phytoplankton phylum and two zooplankton phylum with saprobic index value of 0.16 indicating that the waters experienced moderate levels of pollution and belonged to the β / α-Mesosaprobic phase.


Keywords


Diversity; pollution; plankton; saprobic; Situ Gunung Putri

Full Text:

PDF

References


Anggoro S. 1988. Analisis Tropik-Saprobik (TROSAP) untuk Menilai Kelayakan Lokasi Budidaya Laut. Makalah Workshop Budidaya Laut Perguruan Tinggi Se-Jawa Tengah, 66-90

Anggraini A, Sudarsono, Sukiya. 2016. Kelimpahan dan Tingkat Kesuburan Plankton di Perairan Sungai Bedog. Jurnal Biologi 5(6): 1-9

APHA. 2015. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. 21st edition. American Public Health Association, American Water Works Association, Water Pollution Control Federation. Washington DC

Aristawidya M, Hasan Z, Iskandar, Yustiawati, Herawati H. 2020. Status Pencemaran Situ Gunung Putri di Kabupaten Bogor Berdasarkan Metode STORET dan Indeks Pencemaran. LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia 27(1): 27-38

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. 2018. Kecamatan Gunung Putri Dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Bogor

Basmi HJ. 2000. Planktonologi: Plankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor

Edmondson WT. 1963. Fresh Water Biology. Second Edition. John Wiley & Sons, Inc., New York

Fachrul MF. 2008. Metode Sampling Bioekologi. PT. Bumi Aksara. Jakarta

Fachrul MF, Haeruman H, Sitepu LC. 2005. Komunitas Fitoplankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Teluk Jakarta. Seminar Nasional MIPA. Fakultas Arsitektur Lansekap Teknologi Lingkungan. Universitas Trisakti. Jakarta, 17-24

Gao X, Song J. 2005. Phytoplankton Distribution and Their Relationship with the Environment in the Changjiang Estuary, China. Marine Pollution Bulletin 50: 327-335

Garno YS. 2005. Kajian Status Kualitas Perairan Jangari Cirata dan Kelayakannya untuk Daerah Wisata Air. Jurnal Teknologi Lingkungan 6: 416-423

Hasan Z, Syawalludin IN, Lili W. 2013. Struktur Komunitas Plankton di Situ Cisanti Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jurnal Akuatika 4(1): 80-88

Hasan Z, Ilham T, Andriani Y, Herawati H, Sulawesty F. 2019. Water Quality Distribution in Situ Gunung Putri Bogor Regency, Indonesia. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research 4(3):1-8

Indrayani N, Anggoro S, Suryanto A. 2014. Indeks Trofik-Saprobik sebagai Indikator Kualitas Air di Bendung Kembang Kempis Wedung, Kabupaten Demak. Diponegoro Journal of Maquares Management of Aquatic Resources 3(4):161-168

Kementerian Lingkungan Hidup. 2014. Profil, Strategi, dan Rencana Aksi Pelestarian Situ di Jabodetabek. Jakarta

Landner. 1978. Eutrophication of Lakes. Analysis Water and Air Pollution Research Laboratory Stockholm. Sweden

Meisiana S, Pratiwi NTM, Ayu IP. 2020. Keterkaitan Suksesi Fitoplankton dengan Kualitas Air di Danau Garden House, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-1V MLI 2019, 97-112

Mizuno T. 1979. Ilustrations of the Freshwater Plankton of Japan. Hoikusha Publishing Co. Ltd., Osaka

Mujiyanto, Tjahjo DWH, Sugianti Y. 2011. Hubungan antara Kelimpahan Fitoplankton dengan Konsentrasi N:P pada Daerah Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Ir. H. Djuanda. LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia 18(1): 15-25

Nannavecchi P, Tolivia A, Conforti V. 2014. Ultrastructural Alteration in Phacus brachynkentron (Euglenophyta) Due To Excess of Organic Matter in the Culture Medium. Ecotoxicology and Environmental Safety 101: 36-41

Odum EP. 1998. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga Diterjemahkan oleh Tjahjono Samingan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Ramirez J, Bicudo CEM. 2005. Diurnal and Spatial (Vertical) Dynamics of Nutrient (N, P, Si) in Four Sampling Days (Summer, Fall, Winter and Spring) in A Tropical Shallow Reservoir and Their Relationships With The Phytoplankton Community. Brazilian Journal of Biology 65(1): 141-157

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Nomor 82 Tahun 2001

Pringgosaputro S. 1993. Studi Keterkaitan antara Pembuangan Limbah Industri dengan Tingkat Saprobitas di Muara Sungai Sambong Kab. Dati II Batang (Sebagai upaya pendugaan Tingkat Pencemaran). Laporan penelitian. PPLH Lembaga Penelitian Universitas Diponegoro, Semarang

Sagala EP. 2011. Indeks Saprobik Komunitas dalam menentukan Tingkat Pencemaran di Perairan Laut antara Muara Sungai Benu dan Pulau Betet, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan. Maspari Journal 02: 11-18

Scott AM, Prescott GW. 1961. Indonesian Desmids. Hydrobiologia 17: 1-132

Soedibjo BS. 2006. Struktur Komunitas Fitoplankton dan Hubungannya dengan Beberapa Parameter Lingkungan di Perairan Teluk Jakarta. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 40: 65-78

Soegianto A. 2004. Metode Pendugaan Pencemaran Perairan Dengan Indikator Biologis. Surabaya. Airlangga University Press

Soliha E, Rahayu SSY, Triastinurmiati-ningsih. 2016. Kualitas Air dan Keanekaragaman Plankton di Danau Cikaret, Cibinong, Bogor. Ekologia 16(2): 1-10

Spellerberg IF. 1993. Monitoring Ecological Change. Cambridge University Press New York, USA

Suwondo EF, Dessy AM. 2004. Kualitas Biologi Perairan Sungai Senapelan, Sago, dan Sail di Kota Pekanbaru Berdasarkan Bioindikator Plankton dan Bentos. Biogenesis 1(1): 15-20

Syafrudin. 2004. Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Prosiding Diskusi Interaktif Pengelolaan Sampah Terpadu. Program Magister Lingkungan Universitas Diponegoro. Semarang

Wulandari DY, Pratiwi NTM, Adiwilaga EM. 2014. Distribusi Spasial Fitoplankton di Perairan Pesisir Tangerang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 19(3): 156-162

William M, Lewis JR. 1978. Analysis of Succession in A Tropical Phytoplankton Community and a New Measure of Succession Rate. The American Naturalist 112: 984

Zulfiandi, Zainuri M, Widowati I. 2014. Kajian Distribusi/Sebaran Fitoplankton dan Zooplankton di Perairan dan Estuaria Banjir Kanal Barat Kota Semarang Jawa Tengah. Prosiding Seminar Kelautan Nasional IX, 24-31




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/limnotek.v27i2.282

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED IN COLLABORATION WITH

Masyarakat Limnologi Indonesia

ABSTRACTED/INDEXED BY

Google Scholar ISJD LIPI Indonesia OneSearch Sinta Indonesia Garuda Indonesia


Copyright &copy 2015-2018, LIMNOTEK. All Rights Reserved. Powered by OJS.